Kris

Based On True Story

Kris sebetulnya tidak mau dirawat di rumah sakit tua itu, tetapi dokternya lebih menyarankan dia beristirahat total daripada hanya berobat jalan. Kris sebetulnya bukan penakut tetapi dia juga tidak pernah membayangkan akan bertemu sosok hantu. Seperti malam itu, malam itu adalah malam pertamanya harus bermalam di rumah sakit. Kamar paviliun tempatnya menginap cukup besar untuk ditinggali sendirian. Kamar itu berada diujung gang yang membentuk lorong. Seperti biasanya bangunan belanda, lorong panjang yang menghubungkan antar unit ruangan diselipi olah taman. Jam kala itu menunjukkan pukul setengah duabelas malam tapi Kris masih terjaga. Dia agak sewot tidak bisa terpejam malam ini gara-gara sepanjang siang tadi tidur terus-terusan. Suasana sudah sangat sepi disekitar kamar Kris, para pembesuk juga sudah pulang. Pintu kamarnya dibiarkan terbuka supaya dokter atau suster jaga bisa masuk sewaktu-waktu. Setelah sekian waktu sunyi, tiba-tiba ”brakkk” bunyi sesuatu jatuh dalam kamar mandinya. Kris jadi merinding mengingat tiada siapapun dalam kamar mandi sebab dia sendiri yang dirawat di kamar tersebut tanpa ada pasien lain. Kris menjadi sangat gelisah karenanya. Dia mencoba memencet bel darurat. ”Brakkk” sebuah bunyi jatuh sekali lagi ada di dalam kamar mandinya. Kris makin merinding dan mencoba memanggil-manggil suster. Tapi hanya hening yang didapati. Untunglah beberapa saat terdengar bunyi pintu kamarnya didorong. ” ahh sang suster akhirnya” pikir Kris. Tapi alangkah terkejutnya Kris ternyata yang menghampirinya bukanlah suster biasa. Bulu kuduknya merinding dan mulutnya terbata-bata melihat sosok didepannya. Berpakaian seperti layaknya seorang suster, sosok itu sangat mengerikan dengan wajah pucat dan rambut terurai sementara sorot matanya sangat hitam dan kejam. Yang lebih mencengangkan lagi sosok itu seperti melayang. Beberapa saat mahkluk itu mendekati Kris seakan-akan ingin memeriksa tubuh Kris. Sosok itu semakin mendekat…mendekat. angin dingin menerpa disekeliling Kris membuatnya ternganga tak percaya. Akhirnya tangan suster mengerikan itu memegang kaki Kris. Sosok itu terus menatap tajam kepada Kris. Sentuhan suster aneh itu terasa dingin dikakinya. Setelah itu suster aneh itu beranjak menjauhi tubuh Kris. Kris tidak dapat menghindar dari sorot matanya yang sangat mengerikan itu. Kemudian sosok itu tiba-tiba lenyap dari pandangannya. Sesaat kemudian Kris sadar bahwa dia telah bertemu dengan hantu dan langsung berteriak-teriak memanggil suster. Bel darurat yang berada di sampingnya dipencet terus menerus. Tubuhnya menggigil takkala suster jaga datang menghampirinya. Suster jaga berusaha menenangkan Kris yang menggigil ketakutan dan berteriak-teriak di tengah malam buta itu. Kris sambil terbata-bata mengatakan bahwa dia pengen keluar dari kamarnya malam ini juga. Suster jaga memencet bel sekali lagi untuk meminta bantuan temannya untuk membantu menenangkan Kris. Sesaat kemudian ”brakkkk” bunyi sesuatu jatuh dari kamar mandi sekali lagi. Kris dan suster jaga itu hanya bisa terpaku menyadari bahwa tiada seseorangpun yang dirawat diruang ini selain Kris……..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s